Berhasil Menangani Pandemi dan Pemulihan Ekonomi, Komite PCPEN Menerbitkan Buku Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

  

       Di akhir tahun 2019, Virus Corona SARS-CoV-2 pertama kali terdeteksi di China. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus ini sebagai darurat kesehatan global di tanggal 11 Maret 2020. Virus ini pun terus menyebar ke beberapa negara. Kasus positif Covid-19 untuk pertama kalinya di Indonesia terjadi dengan ditemukannya kasus pertama dan kedua pada bulan Maret 2020. Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia kian melonjak tajam dalam tempo yang relatif singkat. Melihat hal tersebut, Pemerintah Indonesia segera merespons dengan membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020, Gugus tersebut dibawahi oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Gugus ini bertugas dalam meningkatkan ketahanan nasional di bidang kesehatan, mempercepat penanganan Covid-19 melalui sinergi antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran Covid-19, meningkatkan sinergi pengembalian kebijakan operasional, serta meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons terhadap Covid-19. Di awal pandemi, pemerintah mengimbau masyarakat untuk sementara waktu melakukan aktivitas bekerja, belajar, dan beribadah di rumah serta menghindari kerumunan. 
       Pada awalnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hanya fokus terhadap penanganan kesehatan. Namun, Pemerintah mulai menyadari bahwa penanganan wabah pandemi Covid-19 tidak dapat dilepaskan dari upaya pemulihan ekonomi nasional karena dampak dari wabah pandemi itu sendiri telah mulai menyebabkan penurunan berbagai aktivitas ekonomi yang membahayakan stabilitas perekonomian nasional. Oleh sebab itu, penyusunan program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional harus dilakukan secara beriringan dalam satu kebijakan strategis yang terintegrasi dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
      Pemerintah mengambil langkah strategis dengan membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Dengan keberadaan komite ini, diharapkan dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional dan menyelamatkan perekonomian nasional dari potensi terjadinya krisis ekonomi. Sampai saat ini, penanganan Pandemi Covid-19 dan upaya Pemulihan Ekonomi Nasional melalui KPC-PEN telah berlangsung selama lebih dari 2 (dua) tahun. Berbagai kebijakan extra ordinary telah dilaksanakan di tengah tantangan multi dimensional.
       Di akhir tahun 2022, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah berhasil menyusun buku yang berjudul “Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional”. Peluncuran buku ini dilaksanakan di Hotel Fairmont Jakarta pada tanggal 20 Desember 2022. Menko Perekonomian selaku Ketua KPC-PEN dalam sambutannya mengatakan bahwa buku ini diterbitkan untuk mendokumentasikan berbagai kebijakan dan strategi yang diambil oleh Pemerintah dalam Penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Indonesia. Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Kesehatan, Menteri Perindustrian, Wakil Menteri Keuangan, Kepala BNPB, Kepala BPKP, Kepala BPOM, Sesmenko Perekonomian, Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Jawa Barat, Wali Kota Bogor, dan perwakilan K/L terkait lainnya.