Inspektur menjadi Narasumber pada Rapat Koordinasi Internal Pembahasan Proses Registrasi, Pelaporan, dan Pemeriksaan Dana Hibah Proyek FOLUR


         Pemerintah meluncurkan proyek Food Systems, Land Use, and Restoration (FOLUR) Indonesia. Proyek FOLUR diinisasi dengan tujuan untuk mendukung transformasi sistem pangan global dengan mempromosikan lanskap yang berkelanjutan dan terintegrasi serta rantai nilai komoditas yang efisien. Dikutip dari ekon.go.id, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech pada kegiatan Diskusi Publik dan Peluncuran Proyek FOLUR Indonesia, menyatakan bahwa saat ini Pemerintah berupaya memacu beberapa agenda penting guna mengatasi tantangan global melalui peningkatan daya saing industri dan perluasan iklim investasi, optimalisasi nilai tambah dalam negeri, hilirisasi untuk mendorong industrialisasi, peningkatan konektivitas wilayah, pemanfaatan bonus demografi, mitigasi pengaruh perubahan iklim, hingga penguatan sistem ketahanan pangan dan energi.
         Pelaksanaan proyek Food System, Land Use, and Restoration (FOLUR) telah diluncurkan melalui Inception Workshop (IW) pada tanggal 29-31 Agustus 2022 di Hotel Borobudur Jakarta.Proyek ini akan dilaksanakan selama periode 6 tahun sejak ditandatangani pada tanggal 21 Februari 2022. Untuk mendukung kelancaran proyek tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis lebih tepatnya Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura selaku National Project Director FOLUR menyelenggarakan Rapat Koordinasi Internal pada tanggal 31 Oktober - 1 November 2022. Pelaksanaan rapat tersebut membahas proses registrasi, pelaporan, dan pemeriksaan dana hibah proyek FOLUR. Inspektur diundang sebagai narasumber untuk menyampaikan materi terkait Pelaporan dan Pemeriksaan Dana Hibah Proyek FOLUR.